HARAPAN SUKSES BISA DIWUJUDKAN
“Kamu pengen jadi orang sukses?”
tanya seorang temen kepadaku semasa dulu.
Pertanyaan kayak gini merupakan
sebuah pertanyaan yang bersifat retoris, pertanyaan retoris dalam pelajaran
bahasa Indonesia seingatku merupakan sebuah pertanyaan yang gak memerlukan
jawaban, karena tanpa jawab yang nanya udah tahu pasti jawabnya pengen jadi
orang sukses. Gak mungkin kan kalo jawabannya pengen jadi miskin....
Sukses dalam kamus besar Bahasa
Indonesia memiliki makna “berhasil/beruntung”. Secara garis besar sukses itu memiliki
pengertian bahwa kita dikatakan sukses apabila kita berhasil mengerjakan suatu
hal dengan hasil yang maksimal.
Selama ini banyak yang menafsirkan
sukses berkaitan dengan keberhasilan seseorang memiliki karier yang baik,
pendapatan yang banyak, rumah yang mewah, mobil yang bagus, istri yang cantik
dan sebagainya.
Sebenarnya itu tidaklah salah, tapi
secara lebih luas, sukses lebih daripada itu. Apapun yang kita kerjakan, apapun
yang menjadi tujuan kita, dan kemudian hal itu berhasil kita lakukan itulah
yang disebut sukses..jadi sukses itu sebenarnya memiliki makna yang sangat
kompleks..
Maka jika kita ingin hidup sukses
alangkah lebih baiknya dibuat spesifik/sesederhana mungkin. Jika semula kita
mengukur sukses berdasarkan apa yang tadi banyak orang persepsikan, maka
mulailah dirubah dengan tujuan yang lebih kecil.
Ketika tujuan kita sangat luas, maka
kita tidak akan menemukan solusi yang tepat. Tujuan kita harus dirubah secara
sederhana mungkin, “misal jadi wirausaha kaya”, “jadi saudagar minyak”, atau
“jadi manajer perusahaan”.
Tujuan yang lebih sederhana juga
memiliki manfaat yang luar biasa, karena kita jadi fokus terhadap apa yang kita
inginkan. Kita pun bisa lebih mudah merencanakan target apa yang kita capai.
Ketika kita hanya memiliki pandangan
yaitu ingin jadi orang yang sukses, maka langkah kita sebetulnya masih jauh.
kira-kira kita ingin sukses di dalam segi apa. Dalam hal inilah kita dibingungkan dengan
berbagai macam pilihan. Menentukan sebuah pilihan tersebut merupakan sebuah
kondisi yang sulit. Seperti seorang siswa yang baru lulus sekolah yang berjuang
mencari kerja yang memberi prospek cerah, padahal belum memahami dunia sekitarnya. Sulit
bukan.
Jika kita berpikir lebih simple
terhadap tujuan kita, jalannya mungkin agak lebih mudah. Semisal pengen jadi “pengusaha
kaya”. Caranya mah gampang, tinggal kita kuliah di fakultas manajemen bisnis,
kemudian lulus, lalu daftar ke perusahaan yang ada disekita. Jika nilai kuliah
kita bagus, itu menjadi pertimbangan yang mungkin lebih memudahkan kita mendapatkan kerja. Dan tentu saja setelah
kerja kita merencanakan target dari yang paling sederhana untuk memungkinkan
kita naik jabatan secara bertahap.
Semua hal juga harus dengan dilakukan
dengan tekun, dan kerja keras. Kalau kita santai saja dalam mencapai tujuan
kita, pada akhirnya apa yang kita dapatkan tidak maksimal, atau bahkan kita
tidak mampu mencapai tujuan kita. Pada dasarnya semua hal yang kita inginkan
bisa tercapai apabila kita memiliki niat yang bulat disertai ketekunan dan
usaha yang serius. Tanpa niat yang benar-benar terpompa secara maksimal hanya
jadi “tong kosong berbunyi nyaring”, tidak akan mungkin tercapai
Berbicara mimpi sukses ini, masih ingatkah
kawan kapan pertama kali mengucapkannya?
Kalo di ingat,pertama kali kenal
sukses adalah ketika saya mulai diajak berpikir tentang masa depan. Ketika itu saya
masih kecil dan lagi seneng-senengnya bermain dengan teman sebaya, diajarkan
untuk mengenal tujuan hidup. Aneh bin ajaib, mungkin mereka kira anak kecil itu
bisa serius kali. Padahal nyatanya apa yang menjadi cita-cita kita dimasa lalu,
saat kita dewasa sudah melupakannya.
Bisa dibilang masa itu terlalu dini,
tapi tak taulah kenapa rata-rata di masa segitu ditanya masalah yang serius,
tujuannya buat apa coba. Umur aja baru sejagung oug di suruh mikir yang
ribet-ribet. Emang yang tanya ini ada-ada aja atau gak punya kerjaan kali,
karena kehabisan ide. Walaupun begitu tetep mah harus dihargai ya kawan!!!!
Berpikir Tentang menuju kesuksesan
ini, mungkin ada suatu masa dimana kita
mulai berpikir secara serius,yaitu ketika masa kuliah. Banyak anak muda yang memiliki
harapan dan mimpi tentang hidup sukses pada ini.
Masa kuliah bisa dibilang masanya orang
menentukan arah hidup, menentukan cita-cita, dan mewujudkan segala hal yang ada
dibenak mereka.
Anda pengen jadi dokter, tapi kuliah
di pendidikan. Atau anda ingin jadi musisi terkenal tapi kuliah di bidang olah
raga, kan gak nyambung sama sekali. Makanya kenapa masa kuliah ini saya katakan
masa dimana orang lebih serius memikirkan tujuannya untuk hidup sukses.
Semisal Orang yang kuliah di
bidang TIK (tekhnologi informatika).
Tujuan hidup mereka pasti gak akan jauh dari apa yang mereka pelajari. Mereka
ingin bekerja dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu yang mereka
peroleh. Pekerjaan yang mereka impikan itu tujuannya Cuma satu, yaitu pengen
hidup sukses dan bekerja sesuai harapan mereka.
Atau orang yang seperti saya, ingin
memperoleh ilmu dan bisa mengamalkannya, pasti kuliah di bidang pendidikan. Tidak
mungkin saya ingin menjadi pengajar kemudian sekolah di bidang arsitektur. Itu
kenapa masa ini bisa dibilang masa serius untuk meraih masa depan.
Dengan sebuah harapan yang besar dan
memandang masa depan yang cerah, banyak hal indah yang dirasa bisa diraih. Apa
yang mereka citakan ibarat imajinasi yang menggeliat berkobar-kobar.
Dimasa ini, orang Belum tahu rasanya
terbakar oleh panas.
Mimpi kawan itulah mimpi seorang
mahasiswa yang belum kenyang asam garam kehidupan. Hanya harapan besar yang
tergantungkan disertai letupan-letupan imajinasi keindahan. Belum memahami
realitas nyata, belum bisa mencerna hidup secara terbuka. Pikiran masa kuliah
telah terdoktrin bahwa apapun itu harus tercapai seperti itu.
Memiliki harapan bukan sebuah
kesalahan. Sama sekali bukan. Karena memang dari mimpilah kita bisa memiliki
makna hidup. Tapi tentu saja kita juga tak perlu terlalu emosi. Tak perlu harus selalu berpikir bahwa ini
pantas kita miliki.
Harapan kita untuk kesuksesan itu karunia.
Harapan ini tak pernah redup selama manusia masih ada di dunia ini.
Masa paling berat dari mewujudkan
hidup sukses adalah ketika selesai kuliah. Karena disinilah kenyataan yang
sebenarnya. Beberapa dari kita yang memiliki cita-cita bisa mewujudkannya.
Beberapa yang lain berguguran seperti bunga.
Beberapa yang sukses ini hanya
sebagian kecil, lainnya yang lebih besar berubah haluan ketika tujuan yang
mereka dambakan mengalami hambatan.
Disinilah sebenarnya kita di uji.
Apakah kawan dan saya pantas untuk menduduki jabatan itu atau tidak. Ujian yang
hadir itu sesuai dengan kita kawan, tak akan kurang dan tak akan lebih karena
disesuaikan kemampuan kita.
Hambatan yang paling besar sebenarnya
berasal dari diri kita sendiri. Kita lebih sering mengeluh ketika terjadi suatu
masalah, kita lebih sering berpikir negatif ketika tujuan kita terhambat.
Makanya kesuksesan yang dulu kita harapkan menjadi semakin tampak kecil, karena
kita belum bisa berpikir jernih.
Mencapai mimpi hidup sukses ini
sebetulnya bisa kita raih asalkan kita tahu caranya. Cara tersebut sebetulnya
sederhana dan kemungkinan kita sudah tahu, tapi kita gak sadar. Cara sederhana
ini secara tak sengaja saya peroleh dari orang tua. Sebuah pesan yang amat
berharga dan selalu saya pegang sampai sekarang.
Pesan orang tua saya gini “ urep kui
gampang, nek ono masalah kui goleki opo masalahe, terus kepiye carane” artinya
“hidup itu mudah, jika ada masalah carilah solusinya, kemudian bagaimana
mengatasinya.
Orang tua saya menekankan tentang
menggunakan kata tanya “mengapa” dan “ bagaimana” untuk memecahkan masalah. Apapun
masalah yang kita hadapi, pasti ada solusinya.
Sebetulnya saya diberi nasehat
seperti antara percaya dan tak percaya bahwa dengan menggunakan itu bisa
mencapai tujuan kita. Tapi setelah saya berpikir dan telaah kemudian saya
terapkan nyata, memang ada benarnya.
Hal tersebut pernah saya praktekan
dalam masalah yang sebenarnya sepele, dan ternyata terbukti benar.
Saya dulu itu hoby pelihara burung,
tapi burung yang saya sukai adalah burung cendet karena suaranya yang unik dan
sifat manjanya yang bikin gemes. Saya semasa kuliah sering ikut lomba burung,
karena ada perasaan yang bahagia ketika melihat burung kesayangan berani bunyi
bersaing dengan burung lainnya ketika di gantang. Puluhan kali ikut kejuaraan
burung cendet ini saya sekalipun tak pernah mencicipi juara.
Semain lama saya mulai gemas dan
penasaran. Saya penasaran pengen rasanya sesekali juara biar bangga. Tapi
mewujudkan hal itu sulit. Saya anak baru labil yang hobynya baru seupil harus
bisa mengalahkan para senior sepertinya sulit.
Maka saya pun menggunakan ilmu dari
orang tua saya. Pertama di awali dengan “mengapa”
“Mengapa saya tidak bisa mencetak
burung jawara”, dan
“Bagaimana caranya saya bisa mencetak
burung yang bermental baja”
Dari sinilah kemudian saya
benar-benar serius untuk lebih masuk kedunia perburungan, yaitu cara membuat
burung cendet menjadi jawara. Saya mulai mencari-cari informasi terkait
permasalahan saya dan kemudian mulailah saya mendapatkan gambaran jelas tentang
solusinya, bahwa untuk membuat cendet jawara adalah dimulai dari pemilihan bibit
burung cendet, kemudian ditentukan dari asupan makanan/extra fooding, pemberian
master, pemakaian kerodong, penjemuran, dan bagaimana waktu yang baik
memandikan burung.
Ada berbagai tekhnik yang mulai saya
pahami dan mengerti secara lebih mendalam tentang burung cendet. Berbagai
informasi tersebut saya praktikan secara nyata, serius, tekun dan penuh
kesabaran.
Semua hal didunia ini memang butuh
ketekunan dan kesabaran, bukan hanya sekejap langsung tercapai. Dan itulah
kelemahan terbesar kita, menekuni satu hal bukan perkara gampang.
Untuk mencapai tujuan ini butuh waktu
yang lama, hampir satu tahun lebih apa yang dulu saya pelajari dan terus saya
lakukan bisa menjadi kenyataan. Berkat keseriusan dan usaha yang konsisten saya
lakukan, saya akhirnya bisa mencetak seekor cendet sesuai dengan yang saya
harapkan. Burung yang saya pelihara lima kali bisa menyabet juara dikelasnya.
Walaupun sedikit, tetapi saya puas bahwa saya bisa melakukan apa yang para
senior bisa lakukan. Paling penting juga pesan orang tua saya itu benar adanya
dan sudah terbukti.
Jadi disinilah kita sebenarnya bisa
berpikir secara lebih luas. Ketika ada masalah kita telusuri akar masalahnya,
lalu bagaimana menyelesaikan permasalahan tersebut. Apabila kita serius dan mau
berusaha mencari titik penyelesaian untuk mencapai tujuan kita, bukan hal yang
mustahil tujuan kita untuk hidup sukses bisa tercapai kawan. Karena tanpa usaha
yang serius berarti kita sudah melakukan hal yang sia-sia dalam hidup, waktu
yang kita gunakan terbuang secara percuma.
Perlu diingat bahwa untuk mencapai
tujuan juga memerlukan waktu, bukan instan terus kita rasakan. Ada proses yang panjang yang harus kita
lewati, dan kadang bikin membosankan, tapi itulah kehidupan, kadangkala sesuatu
yang baik itu memang bikin bosan. Ingat kawan jangan berpaling, atau kita ingin
ketinggalan dan memulai lagi dari awal. Apakah tak sayang. Maka mulailah
berbenah agar diri kita menjadi orang yang lebih baik dari yang sekarang.
Ini hanyalah sepatah dua patah kata
berpikir tentang dunia dari pikiran saya. Tak banyak yang dapat saya sampaikan,
hanya kata-kata yang tergoreskan lewat tangan, melalui keyboard dan tak sengaja
kawan temukan. Ingatlah Kita yang
menentukan sendiri langkah kita kedepan. Jadi kitalah yang harus bertindak. Terima
kasih atas waktunya kawan.
