Inspirasi Usaha yang bisa dijalankan dikampung/desa



Setelah lulus sekolah atau pun kuliah kita dituntut untuk mulai mencari pekerjaan oleh orang tua. 

Pada masa ini kita di beri tanggung jawab yang besar dari  orang tua agar bisa lebih mandiri, terutama dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Setelah lulus sekolah maupun kuliah, orang tua menganggap bahwa kita sudah dewasa dan sudah saatnya tidak lagi tergantung kepada mereka.  

Pada masa ini ada tuntutan dari orang tua agar anda dan saya bisa memperoleh penghasilan sendiri.  Orang tua tidak ingin  terbebani oleh kita.

Masa ini merupakan  masa terberat

Mencari pekerjaan untuk mencapai hidup yang layak dan sukses  adalah sebuah pekerjaan berat. Terlebih bagi mereka yang tinggal di pedesaan.

Secara umum masyarakat desa menganggap bahwa hidup di desa itu kurang menjanjikan, hidup di desa sulit mencari pekerjaan, dan hidup di desa juga dianggap tidak bisa mencapai ke suksesan. Sehingga yang terjadi adalah banyaknya anak desa setelah lulus sekolah merantau ke kota dengan harapan hidup mereka akan lebih baik.

Padahal apapun yang kita kerjakan andaikan dilakukan dengan keseriusan dan perjuangan yang keras, bukan hal yang  mustahil apa yang kita impikan dapat tercapai. Jika kita tidak bisa berjuang secara keras, dimanapun tempatnya  selama itu tidak kita lakukan maka kesuksesan tidak akan pernah menghampiri kita.

Saya ingin merubah mindset dan pikirin kita yang selama ini tersandra dengan anggapan hidup di desa tidak bisa membuat kita sukses. Banyak hal yang sebetulnya dapat kita lakukan yang agar kita bisa lebih sukses dari orang kota. Hal itu tergantung dari bagaimana kita mau memulai usaha itu dan memperjuangkannya dengan usaha yang keras.

Percayalah bahwa kesuksesan itu datang sendiri apabila kita berusaha berjuang secara optimal tanpa lelah.

Hidup di desa jika kita mau berusaha sebetulnya ada berbagai usaha yang dapat kita kerjakan untuk meraih kesuksesan.  Disini saya akan menyajikan dua contoh usaha yang dapat anda jalankan, dari pengalaman saya sendiri dan dari saudara saya.

1.       Membuka toko sembako


Dulu ketika masa awal pernikahan, usaha pertama yang saya lakukan adalah membuka toko sembako. Sembako merupakan kebutuhan pokok yang diperlukan oleh banyak orang, makanya saya membuka toko ini dengan harapan bisa memperoleh penghasilan tambahan. Jika dinilai dari segi keuntungan bisa dikatakan sedikit, karena paling besar kita hanya mengambil untung 10% dari modal barang tersebut.

Pertama kali membuka usaha ini,saya tidak langsung menggunakan modal yang besar, tapi Saya memulai dari yang sederhana. Hal ini saya lakukan agar bisa belajar terlebih dahulu bagaimana menjadi seorang  penjual. Apa saja yang harus kita siapkan, dan resiko apa saja yang harus kita cari penyelesaiannya.

Biasanya ketika orang ingin memulai usaha ini di bingungkan oleh persoalan tempat dan mencari suplier untuk kebutuhan barang dagangan. Perkara ini sebetulnya sederhana. Karena kita memulai dari usaha kecil untuk tempat dagang tak perlulah kita mendirikan bangunan toko terlebih dahulu. Kita bisa memilih ruangan dirumah yang agak lebar dan mudah diakses pembeli. Atau jika kita memiliki sebuah ruang kamar yang tidak terpakai, dan ada jendelanya  bisa juga kita gunakan, tapi juga harus mudah diakses pembeli.

Suplier juga dapat kita temukan dengan mudah. Anda bisa mencarinya ke pasar terdekat. Banyak pedagang sembako di pasar yang melayani konsumen tipe ini. Tentu saja anda terlebih dahulu harus mengutarakan maksud anda bahwa barang yang anda beli akan  dijual kembali, dengan begitu kemungkinan mendapatkan harga yang lebih murah bisa tercapai. Sehingga anda bisa menjual dengan harga yang kompetitif.

Setelah jualan dalam waktu yang lama dan mulai memahami barulah melangkah secara bertahap agar besar, dengan menambah modal guna melengkapi barang-barang jualan yang berkaitan dengan keperluan  rumah tangga. Ketika toko kita besar dan lengkap serta harga yang bersaing, orang akan lebih senang berbelanja dengan kita.

Toko yang menjual barang secara lengkap dan harga yang bersaing serta mudah di akses lokasinya memiliki nilai positif sendiri. Rata-rata seorang pembeli ketika belanja ke sebuah toko kemudian barang yang mereka cari tidak ada, maka mereka akan kecewa. Hal itu bisa jadi sesuatu yang negatif, kita akan dianggap tidak serius berdagang. Jika terjadi demikian maka yang terjadi adalah mereka mungkin akan menjadikan toko kita bukan sebagai pilihan untuk belanja.

Sebagai suatu bidang usaha, toko sembako juga miliki resiko tersendiri. Ada hal-hal yang harus kita ketahui serta persiapkan agar sesuatunya bisa berjalan secara baik.

Karena toko sembako didirikan di sekitar orang yang kenal kita, maka jangan heran jika nantinya banyak orang yang hutang. Resiko ini adalah permasalahan umum yang sebenarnya bisa kita atasi.

Saya sendiri terkait dengan permasalahan ini punya cara tersendiri, yaitu harus menerapkan prinsip tebang pilih. Dalam hal ini yaitu kita harus cermat dalam memberikan hutang. Karakter tiap manusia itu jika kita cermati, sebenarnya bisa kita ketahui mana yang bisa diberi tanggung jawab dan mana yang tidak. Makanya ketika ada yang berhutang, saya akan menilai apakah orang tersebut pantas atau tidak. Jika tidak bisa tanggung jawab, secara tegas saya akan memberi penjelasan kepada mereka bahwa saya tidak bisa memenuhi maksud mereka.

Toko sembako di desa tetanggaku bahkan ada yang secar tegas tidak menghutangkan sama sekali. Caranya juga mudah, cukup dengan menempelkan tulisan “maaf tidak meneriman kasbon”. Setidaknya dengan begitu akan meminimalkan resiko.

Resiko lainnya adalah terkait keamanan. Karena saya pernah mengalami kejadian barang di toko dicuri. Jika tidak hati-hati kejadian semacam ini bisa saja terulang beberapa kali. Dalam hal ini baiknya untuk almari tempat dagang belilah yang ada kuncinya dan tentunya juga dagangan anda bisa dilihat dari luar. Maka baiknya gunakan almari kaca.  jika anda sedang dikamar, sedang mandi, atau tiduran, anda bisa mengunci almari dagang. Dengan lebih hati-hati maka akan meminimalkan resiko tersebut.

Perlu di pahami juga jika anda membuka toko sembako, maka anda harus siap-siap capek. Jangan berharap bahwa anda bisa tidur siang. Pembeli datang pada waktu yang tidak kita tentukan. Bisa saja ketika kita sedang asik nonton televisi dan tidak ingin diganggu, tiba-tiba ada pembeli. Maka jika anda mau usaha toko sembako, anda harus sabar. Jika anda tak sabar, bisa jadi usaha ini akan menjadikan pertengkaran.

Ketika anda menekuni bidang ini, maka anda harus punya strategi. Ketika toko anda mulai berkembang maka anda harus punya langkah yang terbaik mengembangkan potensi itu. Jangan pernah merasa puas dengan apa yang anda capai, anda haruslah beda dari yang lain. Anda harus bisa mencapai lebih dari tetangga anda. Caranya bagaimana? Tentu saja  mulai merubah target anda ke hal yang lebih besar.

Anda bisa mulai membangun bangunan untuk toko anda ketika anda sudah merasa usaha anda lancar . Dengan memiliki toko sendiri maka akan terlihat semakin profesional sehingga pembeli semakin percaya bahwa anda serius berjualan. Maka lambat laun dengan manajemen yang tepat usaha anda akan semakin berkembang.

Dengan menjadi penjual, anda tentu sudah sangat paham alur dari anda memperoleh barang sampai menjualnya ke konsumen. Point terpenting dari berjualan adalah dua hal itu. Tetapi paling penting adalah mendapatkan harga barang yang kompetitif. Jadi anda harus mulai mereset kembali apa yang semula anda lakukan yaitu berusaha mencari suplier dari tangan pertama.

Pertama kali mungkin saya menyuruh anda mencari suplier di pasar. Tapi pada akhirnya anda akan tahu bahwa suplier dipasar menjual barang sebagai pihak ke dua, tentu saja dengan harga yang telah diambil untung.

Ketika usaha kita berkembang kita harus berusaha fokus untuk mencari suplier yang terbaik. Tentu saja suplier utama yang menyediakan barang dengan mudah. Ketika anda memperoleh ini, maka yang tadinya anda menjual kepada pembeli yang mengkonsumsi langsung, anda bisa target untuk memenuhi barang dagangan pembeli eceran.

Jadi anda memperoleh dua hal, yaitu pembeli yang langsung mengkonsumsi dan pembeli yang memang bertujuan menjualnya lagi. Tapi disini anda harus menetapkan harga yang beda. Ketika yang membeli adalah pedagang tentu harga haruslah lebih rendah dari pembeli langsung. Dengan begitu maka bukan tak mungkin anda akan menjadi pengusaha sukses yang menekuni bidang ini, karena sudah banyak yang melakukannya.

2.       Pedagang musiman


Pedagang musiman sangatlah menjanjikan di desa. Karena banyak orang di daerah saya yang sukses dibidang ini.

Pedagang ini berdasarkan pandangan saya sangat lihai dalam menilai situasi dan kodisi, orang yang jenius melihat peluang usaha di desanya. Mereka adalah segilintir orang yang memanfaatkan apa saja yang bisa dijadikan ladang bisnis. Menjadi mereka memang sulit tapi bukan berarti anda tidak bisa.

Ketika didesa mereka musim panen kacang tanah, mereka akan menjadi pembeli kacang tanah miliki para petani. Ketika musim jengkol mereka akan menjadi pembeli jengkol dari petani. Musim apapun mereka bisa menyesuaikan. Dan orang-orang di desa sering menjadikan mereka sebagai pilihan untuk menjual.

Jadi disini pedagang tersebut membeli barang dagangan yang masih ada di alam, dan mereka menafsir kira-kira hasilnya akan seperti apa kemudian menentukan harga yang pantas untuk barang dagangan tersebut guna memperoleh laba.

Menjadi pedagang ini bisa dibilang untung-untungan, karena memang kadang kala terjadi kerugian apabila tafsiran salah. Karena kerap kali hasil panen yang keluar tidak sesuai dengan tafsiran mereka.

Dengan perhitungan yang teliti dan pengalaman yang matang, tentu akan meminimalkan resiko ini. Karena dari apa yang saya tahu, saudara saya yang bergerak dibidang ini jarang sekali rugi. Apabila rugi maka mereka akan menata kembali cara yang paling tepat dalam berstrategi, yaitu lebih hati-hati, karena umumnya yang menjadikan mereka rugi adalah emosi. Tidak sabar, mudah percaya info orang, dan akhirnya tidak meniliti secara detail.

Untuk menjadi seperti mereka tentu saja saya tidak akan menyarankan anda melakukannya secara langsung, sebisa mungkin yang pertama harus andda lakukan adalah ikut terjun dulu mengikuti salah satu dari pedagang seperti ini. Dengan anda ikut kerja dengan mereka, dan tentu saja meneliti apa yang menjadi strategi dan cara mereka dalam berdagang, anda akan mendapat pengalaman yang paling nyata.

Sedikit demi sedikit ketika mulai paham, cobalah meniru mereka. Tetapi jangan sekali-kali anda langsung membeli yang besar, mulailah dari yang paling kecil untuk melatih insting anda dalam menentukan hasil panen. Ketika anda menekuninya dan apa yang anda lakukan stabil, maka anda bisa beranjak ke hal yang besar.

Saya menyarankan adalah stabil dulu. Jika sering rugi atau terlalu sering untung besar di awal anda usaha, maka anda patut curiga bahwa anda belum handal. Untung yang terlalu banyak itu adalah godaan yang sebenarnya menjawab bahwa anda belum lihai.

Ketika membeli anda tentu memiliki tafsiran laba yang kira-kira dapat diperoleh. Jika tafsiran itu sering lebih dari perkiraan, maka anda patut bertanya-tanya kenapa tidak sesuai tafsiran yang anda pikirkan, berarti ada kesalahan yang harus dibenahi. Berarti sebenarnya kita hanya menilai secara tergesa, dan itu terjadi kebetulan saja.

Tetangga saya ada yang pernah demikian, ketika memulai usaha mendapatkan laba yang lumayan banyak, tetapi pada akhirnya sepanjang perjalanan tersebut apa yang diperoleh mulai habis, itu karena perkiraan mereka belum tepat.

Jadi untuk menjadi sukses dalam hal bisnis ini perlu ketelitian dan ketepatan. Tanpa itu maka akan sulit untuk bisa besar. Jika tidak hati-hati dalam melangkah pun bisa rugi besar, karenanya bisnis ini menuntut kita pandai dalam mengkalkulasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Dengan kalkulasi tepat anda akan memperoleh angka yang bisa dijadikan patokan untuk membeli barang dagangan.

Untuk menjual kembali barang yang anda beli, anda tak perlu risau. Banyak pengepul/tengkulak yang siap menampung hasil panen petani. Ketika anda sudah menemukannya, maka yang utama adalah menjalin komunikasi yang baik dengan mereka.

Dengan anda dekat mereka, anda bisa memperoleh harga yang lebih tinggi, tapi tentu saja anda harus berkomitmen bahwa anda hanya menjual kepada salah satu dari mereka. Karena biasanya pengepul/tengkulak ini banyak, dan satu sama lain bersaing untuk mendapatkan barang dagangan.  

Dengan kepercayaan tersebut, bukan tidak mungkin anda bisa memperoleh pinjaman untuk mengembangkan usaha anda. Karena cukup dengan kepercayaan dan niat baik anda untuk bermitra dengan mereka, maka dengan senang hati  mereka akan membuka jalan seluas-luasnya kepada anda untuk semakin maju.

Mereka tahu bahwa ketika anda maju, maka juga akan memajukan usaha mereka. Karena mereka bisa memperoleh barang yang memang harus disediakan dalam jumlah banyak untuk dijual kepabrik-pabrik langganan mereka.

Jika anda menekuni kegiatan ini secara serius, tidak mustahil akan terbuka jalan yang lebar untuk anda memperoleh kehidupan yang lebih layak dan meraih kesuksesan. Bukan hal yang mustahil apa yang anda lakukan bisa membuka jalan menjadi seorang pengepul/tengkulak yang hanya duduk di meja menunggu para pedagang menyetorkan barangnya ke anda, dan anda tinggal mengantar barang tersebut ke pabrik.

Usaha-usaha di atas patut anda coba jika anda nilai positif, siapa tahu suatu saat nanti anda akan jadi orang yang lebih sukses dan lebih luas pengalaman, dan siap berbagi ilmu kepada siapa saja. Dengan berbagi maka dunia ini akan menjadi lebih indah. 

Dan perlu dipahami, kesuksesan tidak bisa anda rasakan apabila tidak mampu bersyukur atas karunia ilahi. maka semestinya belajar bersyukur ketika mendapatkan sesuatu yang lebih. Tanpa itu kita akan buta dan tak akan pernah puas dengan apa yang kita miliki yang akhirnya bisa menjadikan kita serakah. 

Tidak ada komentar untuk "Inspirasi Usaha yang bisa dijalankan dikampung/desa"